www.guamaria.com
sumber informasi tentang gua Maria di Indonesia

Halaman utama    
Jumat, 19 Mei, 2006 10:10
Gua Maria Ratu, Weleri
oleh Admin

Tempat penempaan iman di Jateng bertambah, menyusul peresmian tempat ziarah relegius gua Bunda Maria Ratu di Dusun Besokor, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kendal, pada hari Minggu 29 Juni 2003. Tempat ziarah seluas 50.000m2 itu terletak di ketinggian 300m di atas permukaan air laut, di jalan raya Weleri-Sukorejo. Lokasi itu berjarak sekitar 3km ke arah selatan Weleri, sebuah kota yang jaraknya kira-kira 17km sebelum kota Kendal atau 29 km sebelum Semarang (dari arah barat).

images1Menurut Ketua Pembangunan D. Heri Santoso, didampingi bendahara Agustinus Agus Susanto, pembangunan tempat itu yang dimulai Juli 2002 menghabiskan dana Rp 700 juta. "Kompleks itu dilengkapi tempat misa, gua sumber air bersih, tempat Bunda Maria dan areal untuk doa jalan salib", kata Agus Susanto. Tidak ketinggalan juga dilengkapi dengan tempat parkir seluas 700m2. Pemrakarsanya adalah romo Paroki St. Martinus, Weleri, T. Widyatmoko SJ. Dia memilih tempat itu karena jauh dari keramaian. Peresmiannya ditandai dengan pemberkatan oleh Uskup Agung Semarang Mgr Ign Suharyo SJ, sekaligus memimpin misa konselebrasi yang dihadiri sekitar 3000an umat Katolik dari berbagai daerah, antara lain dari Yogyakarta, Pekalongan dan Bandung.

Dalam misa Uskup juga mengatakan, saat ini mulai muncul istilah baru, yaitu ziarek, yang merupakan kependekan dari ziarah dan rekreasi. "Ziarek sesungguhnya tidak berarti jalan-jalan atau piknik, ziarek memiliki arti penciptaan kembali. Jadi, dengan berziarah, orang sebenarnya diharapkan mengalami penciptaan kembali yang kemudian membuat hidupnya lebih teratur, lebih harmonis" ujar Uskup Agung Semarang waktu itu. Setelah itu, uskup dan Bupati Kendal H. Hendy Boedoro SH mendandatangani prasasti dan melepas beberapa ekor burung derkuku.

images2Dalam pada itu, Bupati Kendal Hendy Boedoro, saat meresmikan tempat itu juga mengatakan, "Goa Bunda Maria akan menambah kekhasan yang dimiliki Kabupaten Kendal. Oleh karena itu, saya minta umat Katolik bisa memperkenalkan Kendal yang sekarang memiliki tempat ziarah berupa Goa Maria". Menurut Hendy, keterkenalan suatu daerah sangat berperan penting bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Orang akan lebih tertarik mendatangi daerah yang telah dikenal, ketimbang mendatangi daerah yang sama sekali belum dikenalnya. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal pun berencana mengembangkan wisata ziarah melalui pembukaan lokasi ziarah Goa Bunda Maria Ratu di Besokor tersebut.

Menurut ketua panitia peresmian Petrus Daljo Pranoto, mulai 7 September nanti diselenggarakan doa novena dengan tema "Bunda Maria adalah Bunda Semua Orang Beriman".

Sejarah

Awalnya tahun 1987, romo Paroki St Martinus, Weleri, bersama umat lingkungan St. Yusuf Besokor didampingi beberapa anggota dewan paroki berjalan-jalan di tanah perbukitan yang dikelola para Suster AK. Tujuannya mencari tempat berdoa yang hening, teduh, nyaman, dan jauh dari keramaian. Mereka menemukan lubang besar berdiameter 10 meter, dan lorong sepanjang 5 meter. Tempat ini, konon dulunya tempat persembunyian buatan Jepang. Romo T Widyatmoko SJ tertarik menjadikan tempat ini sebagai tempat devosi kepada Bunda Maria. Disana umat lebih mudah berdoa dengan cara berdevosi. Dari situ dibangun gua kecil setinggi 50 cm, sumbangan Anwar Chandra Jaya serta patung Bunda Maria sumbangan Romo T. Widyatmoko SJ.

diambil dari:
http://www.suaramerdeka.com/harian/0306/30/kot25.htm
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0307/01/jateng/402141.htm
Foto: Daniel RT



copyright April 2005 - www.guamaria.com