www.guamaria.com
sumber informasi tentang gua Maria di Indonesia

Halaman utama    
Selasa, 6 Juni, 2006 17:33
Paroki Katedral: Ziarah KKMK Ke Jawa
oleh Admin

Rute ziarah: Gua Maria Kerep - Ambarawa, Gua Maria Rosa Mystica - Salatiga, Gua Maria Ratu Kenyo - Wonogiri, Gua Maria Marganingsih - Klaten, Gua Maria Sriningsih - Prambanan, Candi Hati Kudus Yesus - Ganjuran.

Jumat sore itu, Rombongan Ziarah dari Bogor siap berangkat jam 19.30 wib, dengan bis kecil (Bis 1) bermuatan 17 orang dan bis Besar (Bis 2) bermuatan 39 orang. Acara awal dimulai dengan absen di dalam bis, doa bersama mohon keselamatan dalam perjalanan oleh Pak Joko selaku pendamping. Kemudian perkenalan kepanitiaan Ziarah kepada seluruh peserta dan pengarahan untuk beberapa hal yang perlu diperhatikan selama perjalanan Ziarah serta sekilas jalur peziarahan. Setelah itu acara dilanjutkan dengan menyanyi bersama lagu-lagu rohani sampai sekitar jam 21.00 kemudian nonton VCD “GOSPA”, dilanjutkan pemutaran musik instrumental untuk penghantar istirahat didalam bis.

Hari Sabtu tanggal 1 Mei 2004, sekitar jam 10 pagi sampailah kami di Gua Maria Kerep, dengan agenda MCK, doa pribadi, dan makan pagi. Bus di parkir di terminal Ambarawa dilanjutkan dengan jalan kaki sekitar lima menit sampai ke Gua Maria Kerep Ambarawa. Sepanjang jalan menuju gua banyak penjual bunga dan juga makanan daerah seperti pecel, tempe kedelai dan beberapa hasil bumi daerah setempat. Setelah keperluan pribadi dan makan pagi yang sudah disediakan disana, kami diberi waktu untuk berdoa secara pribadi di depan gua Marianya, namun acara disini tidak bisa terlalu lama, kira-kira jam 11.30 siang kami harus berangkat kembali ke parkir bis. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Gua Maria Rosa Mystica, Tuntang Salatiga.

Sekitar jam 12.30 siang kami tiba di Gua Maria Rosa Mystica, Tuntang Salatiga, di Gua Maria tersebut kami melaksanakan acara prosesi Jalan Salib yang dipimpin oleh Pak Joko sebagai pendamping. Diawal jalan salib kami mengambil air “Sendang Banyuurip” yang dipercaya sebagai pembawa rahmat kesembuhan. Doa jalan salib kami mulai di tempat Sendang Banyuurip berada. Perjalanan cukup melelahkan dikarenakan oleh jalan yang menanjak tajam dimulai dari perhentian ke 3 namun akhirnya sampai juga kami semua di depan Gua Maria Rosa Mystica dengan selamat tanpa kurang suatu apapun dan setelah menjalani prosesi jalan salib ini hati terasa lega dan damai. Patung bunda Maria di sini memang agak berbeda, patung Bunda Maria di Gua Maria Rosa Mystica mengenakan jubah berwarna Putih kekuning kuningan, dan bersematkan 3 tangkai mawar, disini kami juga mendapat kesempatan doa secara pribadi sebentar dan dilanjutkan dengan foto bersama selesai berfoto terus kembali ke parkir bis. Kemudian dilanjutkan perjalanan menuju Wonogiri, selama dalam bis kita makan siang bersama, kemudian menyanyi bersama dan diselingi dengan acara Quiz Rohani/kitab suci berhadiah bagi peserta ziarah.

Sekitar jam 5 sore kami tiba di Wonogiri dan cek-in hotel, mandi dan makan malam di hotel. Jam 18.30 kami melanjutkan perjalanan ke Gua Maria Ratu Kenya untuk mengikuti Misa pembukaan bulan Maria di sana. Sepanjang jalan kurang lebih 1 jam perjalanan kami selingi dengan acara lagu-lagu rohani dan doa Rosario yang dipimpin oleh Pak Joko, jam 19.30 kami tiba di Gua Maria Ratu Kenyo. Dari tempat parkir bus, kami berjalan kaki sampai ke Gua Maria Ratu Kenyo, kira-kira 10 menit lamanya, sepanjang jalan menuju gua dipandu dengan api obor di kanan kiri kami sampai di halaman terbuka didepan Gua Maria Ratu Kenyo tempat dilaksanakannya misa. Setibanya di Gua Maria tersebut kami disambut dengan gending, dan gamelan karawitan Jawa. Misa dilakukan di depan Gua Maria dengan hanya beralaskan matras dan beratapkan langit. Misa dengan suasana kekeluargaan dan kesederhanaan disertai dengan musik gamelan sangat menyentuh perasaan kami para peserta ziarah. Setelah misa acara kami lanjutkan dengan doa di Gua Maria dan pengambilan Air suci Sendang Ratu Kenya, dilanjutkan dengan acara foto bersama Romo Mardi selaku romo paroki Danan sebagai pemimpin misa pembukaan ini. Selesai misa di gua Maria kami disuguhi oleh umat sekitar teh hangat dan makanan kecil tahu dan tempe goreng, setelah beramah tamah sebentar dengan romo juga kita menyampaikan sedikit stipendium serta menyerahkan bingkisan berupa pakaian pantas pakai, kami kemudian kembali ke tempat parkir bus. Sepanjang jalan pulang menuju tempat parkir kami mengunjungi beberapa kios yang menjual batu-batu cincin dan souvenir rohani yang unik disana. Setibanya di bus kami langsung berangkat pulang ke hotel tempat kami menginap.

Minggu, 2 Mei, pukul 7 pagi setelah sarapan, kami berangkat menuju Bayat, Klaten. Pukul 9.00 kami tiba di Gua Maria Marganisingsih, Klaten, gua ini yang terkecil diantara ketiga gua yang sudah kami kunjungi sebelumnya dan paling dekat dengan jalan raya, namun tidak mengurangi kekhusukan kami berdoa di Gua Maria tersebut. Setelah doa dan foto bersama, pukul 9.30 kami lanjutkan perjalanan menuju Gua Maria Sriningsih. Pukul 10.00 pagi kami tiba di Gereja St. Maria Tak Bernoda, disini para peserta ziarah dibagi menjadi 2 kelompok Jalan Salib. Masing-masing bergilir menggunakan bus kecil (karena jalan yg sempit) menuju Gua Maria Sriningsih perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit. Sesampainya di Gua Maria Sriningsih, acara kami lanjutkan dengan Perjalanan Jalan salib. Jalan Salib berjalan lancar namun hawa sedikit panas disebabkan jalan yang kami lalui sedikit gersang. Sesampainya di Gua Maria Sriningsih kami berdoa dan mengambil air suci, dilanjutkan dengan bernyanyi lagu-lagu untuk Bunda Maria di depan gua Maria. Setelah itu kami pulang menuju ke Gereja St. Maria Tak Bernoda dengan bergiliran menggunakan bis kecil. Sesampainya di Gereja St. Maria Tak Bernoda kami lanjutkan dengan makan siang, dan melanjutkan perjalanan ke Candi Hati Kudus Ganjuran.

Kira-kira pukul 3 sore (15.00) kami tiba di Candi Hati Kudus Yesus, Ganjuran. Acara kami lanjutkan dengan MCK di sana. Disana terdapat kamar mandi yang dikhususkan untuk para peziarah, yang dianjurkan jika kami mandi, untuk tidak buang air kecil dikamar mandi itu dan setelah mandi tidak usah dilap dengan handuk, tetapi langsung saja menggunakan pakaian. Namun karena ketidaktahuan dan tidak mengerti banyak diantara kami yang tidak melakukan beberapa aturan tersebut. Setelah mandi, acara kami lanjutkan dengan berdoa di depan Candi Hati Kudus Yesus serta mengambil minyak serta air suci yang ada didalam dan sekitar Candi Hati Kudus Yesus. Setelah berdoa, kami kemudian belanja souvenir rohani yang ada di sana. Sekitar jam 5 sore perjalanan kami lanjutkan menuju Malioboro selama didalam bis kita isi dengan acara sharing tentang pengalaman selama ziarah dibeberapa tempat yang telah dikunjungi dan pengalaman iman lainnya, didalam sharing ini ada salah satu peserta mengungkapkan tentang pengalamannya waktu jalan salib di Gua Maria Rosa Mystica. Dia bercerita bahwa dia yang tidak yakin bisa mengikuti jalan salib dimana medannya sedikit berat karena asma yang diderita tapi puji Tuhan setelah setengah perjalanannya dia menjadi yakin dan dapat menyelesaikan sampai selesai tanpa ada gangguan pernapasan. Selain itu ada beberapa pengalaman dari peserta yang lain yang sangat meneguhkan iman kita bersama.

Pukul 6 sore kami tiba di Malioboro, acara bebas, namun para peserta diberikan waktu sampai jam 20.00 untuk kembali ke bus, agar kami dapat melanjutkan perjalanan pulang ke Bogor. Sekitar pukul 20.45 kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke Bogor. Selama perjalanan pulang diperjalanan diawali dengan doa untuk keselamatan bersama, ucapan terima kasih dari Angel selaku ketua panitia atas kerjasama dari semua peserta hingga seluruh rangkaian acara ziarah dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan, menyanyi lagu-lagu rohani dan lagu pop, kemesraan dan negeri di awan, nonton VCD “Life Is Beautiful”, pembagian Questioner dan juga Sharing antara para peserta. Pukul 8.00 hari Senin, 3 Mei 2004 sebagian besar diantara kami (Bus Besar) tiba tepat waktu sampai di Bogor. Kebanyakan peserta ziarah (umum) merasa acara ziarah yang diadakan KKMK sudah baik namun perlu ditingkatkan dan juga senang karena banyak doorprize dan hadiah yang diberikan oleh KKMK selama Perjalanan. Sukses untuk panitia!
(Penulis : Vany – KKMK Bogor)

diambil dari:
http://www.keuskupanbogor.org/eventberita/newsdetail.php?id=81&page=0



copyright © April 2005 - www.guamaria.com