www.guamaria.com
sumber informasi tentang gua Maria di Indonesia

Halaman utama    
Rabu, 2 Augustus, 2006 17:38
Obyek wisata religius di TTU
oleh Admin

Mayoritas penduduk TTU (Timor tengah utara) menganut agama Katolik dan Protestan warisan dari bangsa Portugis abad 16 dan Belanda abad 17. Bagi orang Katolik, kebiasaan devosional kepada tokoh kudus tertentu, tidak hanya berlangsung di gereja tetapi juga di gua-gua ziarah sebagai tempat khusus yang jauh dari keramaian. Pada bulan-bulan tertentu setiap tahun seluruh umat Katolik berziarah ke tempat-tempat khusus guna menunjukkan penghayatan iman Kristianinya.

Salah satu tempat yang dijadikan wisata religius adalah Gua Bitauni, berasal-usul dari gua keramat Ustauni, yang selanjutnya dijadikan benteng pertahanan suku Aplasi (Silab Aplasi), Taolin, Pakaenoni dan Tutpai. Setelah menempati gua ini setiap tahun, suku Aplasi melaksanakan paskah adat yang disebut Kaos Toli (menyingkap kain penutup), diiringi dengan tarian bidu-bidu bola (tarian bidu gua). Gua Bitauni yang berjarak kurang lebih 34km dari kota kabupaten dan 3km dari kota kecamatan merupakan tempat ziarah bagi seluruh umat Katolik di keuskupan Atambua. Juga menjadi tempat prosesi jalan salib diwaktu Paskah atau doa rosario sepanjang bulan Mei dan Oktober. Terletak disebuah bukit batu yang ditutupi hutan tropis dan dibawahnya pohon beringin dan pohon-pohon pelindung lainnya menambah suasana hening dan khidmat untuk berdoa.

Adalagi prosesi Kuredi Noemuti. Setelah kejatuhan Sonbai di Timor Barat, daerah Noemuti menjadi daerah enclavetopasses (Portugis Hitam). Rumah-rumah adat yang dahulunya dimaksudkan untuk mengamankan istana Richardus Luis Sonbai, oleh orang Portugis Hitam dijadikan tempat penyimpanan barang-barang kudus(patung, salib, buku, rosario, dan sebagainya). Selanjutnya pada waktu Paskah, rumah-rumah adat ini dijadikan tempat prosesi doa yang disebut Kure. Sebuah prosesi doa yang unik, karena sehabis berdoa disetiap rumah adat (umemnasi) setiap kelompok diberi hadiah buah-buahan, tebu, minuman, dan sebagainya. Hingga sekarang prosesi ini masih terus dilaksanakan ketika Pesta Paskah.

Selain itu ada juga Gua Maria Naijalu’u. Bagi umat Katolik dimana-mana, bulan Mei dan Oktober setiap tahun adalah waktu yang dikhususkan dengan doa rosario kepada Bunda Maria. Bagi umat Katolik di Kecamatan Biboki Selatan atau paroki Manufui, Gua Maria Naijalu’u adalah tempat ziarah doa Rosario pada bulan Mei dan Oktober. Dalam jarak kurang lebih 1km dari kota kecamatan dan 34km dari kota kabupaten, GuaMaria Naijalu’u terletak di sebuah bukit batu, berhutan tropis ditepi jalan umum ke Kota Kecamatan Manufui.(ade)

dari:
Spirit Rona Pesona NTT edisi 9-16 Mei 2006, hal 10:
Info Pariwisata TTU (Timor tengah utara)
http://www.indomedia.com/poskup/2006/05/16/edisi16/1605spirit(h10).pdf



copyright © April 2005 - www.guamaria.com