www.guamaria.com
sumber informasi tentang gua Maria di Indonesia

Halaman utama    
Selasa, 11 Desember, 2007 13:55
Ziarah ke lima lokasi Gua Maria
oleh Admin

Kami 43 orang warga lingkungan St.Ignatius & St.Yohanes Pembaptis - paroki St.Martinus Bandung sungguh bersemangat karena akan berziarah ke 5 lokasi ziarah yang unik dimana 4 diantaranya baru pertama kali kami kunjungi secara berombongan.

Jumat, 16 November 2007, pukul 18, kami berangkat dengan bis menuju kota Juwana (Kabupaten Pati - Jawa Tengah). Kami tiba besoknya hari Sabtu jam 4:30 di Gua Maria Ratu Rosario di Jln. WR Supratman no.1 Juwana dan disambut hangat oleh Bapak Bambang Poernomo yang bertugas di sekretariat. Gua Maria Ratu Rosario ini unik karena berlokasi di halaman belakang sebuah pabrik milik sebuah keluarga yang didedikasikan bagi umat yang khususnya berada pada jalur pantai utara dimana sebelumnya cukup jauh untuk berziarah.

"Per Mariam Ad Yesum" - Melalui Maria sampailah kepada Yesus, itulah Devosi kepada Bunda Maria yang ditanamkan oleh orang tua kami, Bapak Ignatius Bejo Ludiro (Alm) kedalam keluarga kami, amat mewarnai kehidupan rohani kami", demikian sebagian kalimat pada prasasti peresmian yang dilakukan oleh Rm.F.Widiantara, MSF pada tanggal 13 Mei 2003. Selain itu terdapat juga prasasti yang ditandatangani pada tanggal 13 Mei 2006 oleh Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Semarang dan tulisan tangan Mgr. Vincentius Wisaksono, Uskup Surabaya tertanggal 11 Agustus 2007 pada saat kunjungan kedua Uskup di Gua Maria yang ditata dengan asri dan apik lengkap dengan stasi Jalan Salib serta Golgota yang anggun dan replika makam Yesus yang kosong.

Kemudian perjalanan kami lanjutkan ke Gua Maria Stella Maris di kota Lasem yang dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 1 jam dari Juwana. Gua Maria ini berada berada di wilayah Paroki St.Petrus & Palulus Rembang dibawah Keuskupan Surabaya.

Kami disambut hangat juga oleh Bapak Bakiryanto - selaku Ketua Stasi. Lokasi perziarahan yang berada di sebelah gereja Stasi St.Maria Immaculata terletak di Jln. Raya no.34 Lasem. Diresmikan pada tanggal 28 Desember 2004 oleh Rm.V.Sairin, Pr dan berprofil mirip GM Ratu Rosario Juwana yang sebetulnya juga mirip GM Kerep Ambarawa. Kenapa begitu? karena pada saat dibangun mereka melihat foto-foto GM Rosario Juwana sebagai contoh. Jika ingin tahu lebih banyak silahkan berkunjung ke Juwana untuk membaca prasasti selengkapnya. Keunikan lainnya adalah lahan yang digunakan untuk membangun GM Stella Maris ini juga merupakan sumbangan salah seorang umat setempat sama seperti yang terjadi bagi GM Rosario Juwana.

Perjalanan kami lanjutkan lagi selama 1 jam dari Lasem menuju Gua Maria Sendang Harjo yang berlokasi di Kompleks Wireskat (Wisma Rehabilitasi Sosial Katolik) kurang lebih 10 Km sebelum kota Blora dari arah Rembang. GM ini diresmikan pada 20 April 2006 oleh Administrator Diosesan Surabaya, Rm Julius Haryanto, CM.

images1Patung Bunda Maria disemayamkan di gua perbukitan kapur yang alami, tetapi yang lebih unik adalah bahwa Bunda Maria hadir mendampingi 42 orang mantan (mereka sudah sembuh walau masih meninggalkan tanda jasmani) penderita penyakit kusta yang sedang diberdayakan di Wireskat ini. Kendala utama pemberdayaan ini bukan semata-mata karena rasa rendah diri mantan penderita, tetapi justru dari masyarakat umum, terbukti dengan ditolaknya hasil karya dan usaha mereka karena takut tertular kusta, demikian diungkapkan oleh Rm.Kurdoirjanto, Pr dari Paroki St.Pius X, Blora yang saat itu memimpin perayaan Ekaristi di kapel Wireskat bagi rombongan kami bersama-sama bapak Wahyudi selaku sekretaris serta beberapa warga Wireskat.

images2Selanjutnya kami menempuh perjalanan selama 3 jam menuju Gua Maria atau mungkin lebih tepat disebut Graha/Griya karena bentuk bangunannya berarsitektur budaya Jawa yaitu Gua Maria Diangkat ke Surga yang berada di Taman Doa Alpha & Omega pada kompleks Gereja St.Maria Diangkat ke Surga - Jl. Cempaka I, Perumnas PALUR NGRINGO, Karanganyar, Solo. Perayaan ekaristi setiap bulan tanggal 26, pukul 20.00 yang dilakukan di taman doa ini merajut nuansa hening bagi kami yang berdoa dihadapan Bunda Maria (patungnya terbuat dari batu alam hitam) dan dikawal oleh Malaikat Agung Rafael & Mikael (juga terbuat batu alam). Mungkin inilah satu-satunya lokasi perziarahan Bunda Maria yang berarsitektur budaya Jawa, setidaknya sampai saat ini.

Perziarahan kami akhiri dengan beristirahat semalam di kota Solo untuk selanjutnya pada hari Minggu 18 November 2007 sebelum pulang ke Bandung kami singgah ke Candi Hati Kudus Yesus - Ganjuran, Yogya, satu-satunya lokasi perziarahan yang dipersembahkan kepada Hati Kudus Yesus.

Kami juga ingin berbagi sedikit tentang kegiatan rohani selama berziarah yang selalu dilakukan setiba di lokasi ziarah yaitu berdoa pribadi (yang diawali dengan memasang lilin) terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan doa bersama untuk melambangkan kebersamaan, saling mendukung dalam doa dan saling mendoakan, dan ibadat bersama. Berikut doa dan lagu yang kami haturkan selama berziarah:
1. GM Ratu Rosario
lagu Datanglah Ya Roh Pencipta bait 1-2-7 ~ Doa Rosario peristiwa Gembira ~ lagu Dengarkanlah Maria bait 1 ~ Litani Bunda Maria ~ lagu Salam Ya Ratu Surgawi bait 1-2-6.
2. GM Stella Maris
lagu Datanglah Ya Roh Pencipta bait 1-3-7 ~ Doa Rosario peristiwa Cahaya ~ lagu Dengarkanlah Maria bait 2 ~ Litani Bunda Maria ~ lagu Salam Ya Ratu Surgawi bait 1-3-6.
3. GM Sendang Harjo
lagu Datanglah Ya Roh Pencipta bait 1-4-7 ~ Doa Rosario peristiwa Sedih ~ lagu Dengarkanlah Maria bait 3 ~ Litani Bunda Maria ~ lagu Salam Ya Ratu Surgawi bait 1-4-6.
4. GM Diangkat ke Surga
lagu Datanglah Ya Roh Pencipta bait 1-5-7 ~ Doa Rosario peristiwa Mulia ~ lagu Dengarkanlah Maria bait 4 ~ Litani Bunda Maria ~ lagu Salam Ya Ratu Surgawi bait 1-5-6.
5. Candi Hati Kudus Yesus
lagu Datanglah Ya Roh Pencipta bait 1-6-7 ~ Doa Rosario Yesus ~ lagu Hatiku Kusembahkan ~ Litani Hati Kudus Yesus ~ lagu Betapa Hatiku.

Dalam ibadat bersama tersebut diatas, lagu Datanglah Roh Pencipta yang 7 bait itu selesai kami nyanyikan di 5 lokasi perziarahan sebagai lagu pembuka yang mau menyatakan permohonan hadirnya Roh Kudus dalam kehidupan kami. Dengan perziarahan ke 4 Gua Maria, maka perenungan misteri Rosario selengkapnya dapat kami doakan, demikian juga lagu Dengarkanlah Maria yang terdiri dari 4 bait dan lagu Salam ya Ratu Surgawi yang terdiri dari 6 bait dapat diselesaikan dengan pola tersebut diatas, bukan suatu kebetulan belaka. Akan tetapi tentu saja perayaan Ekaristi sebagai puncak ibadat liturgis yang tidak tergantikan dengan ibadat devosional selalu tidak dilupakan dan dilewatkan dalam perziarahan kami.

Demikian sekilas perjalanan ziarah kami yang ke-2 ditahun 2007 ini, terima kasih Bunda Maria ~ Puji Tuhan untuk kesempatan berharga ini. Dapat kami tambahkan bahwa rute perjalanan ini juga memudahkan kita (dari arah barat ~ Jakarta / Bandung) yang ingin ber Novena atau ziarah (ziarah ke 9 lokasi Gua Maria), dimana sebelumnya mungkin bisa singgah di GM Bunda Ratu - Besokor, Weleri dan kemudian dilanjutkan ke GM disekitar Solo / Yogya, bahkan di Jawa Timur.

Kiriman:
Maureen Katharina - Bandung

Daftar kontak:
Gua Maria Ratu Rosario
Jln WR Supratman no.1, Juwana, telp: 0295-471084

Gua Maria Stella Maris
gereja Stasi St.Maria Immaculata, Jln. Raya no. 34, Lasem, telp: 0295-531904

Gua Maria Sendang Harjo
Kompleks Wireskat, Blora, telp: 0296-531182, 0811-263125

Gua Maria Diangkat ke Surga
Gereja St.Maria Diangkat ke Surga
Jl. Cempaka I, Perumnas Palur Ngringo, Karanganyar, Solo, telp. 0271-826070



copyright April 2005 - www.guamaria.com