www.guamaria.com
sumber informasi tentang gua Maria di Indonesia

Halaman utama    
Selasa, 12 Februari, 2008 08:25
Sejarah Jalan Salib Suci Mahawu
oleh Admin

Sejarah Jalan Salib Suci Mahawu (JSSM) muncul dari sebuah ketulusan hati. Awal tahun 2003, Ibu Mary Wewengkang dan Keluarga besar Korompis Wewengkang membayangkan sebuah tempat doa di mana orang bisa berdoa secara khusuk. Tempat doa yang sunyi dan hening sekaligus alami.

Kelak, tempat doa itu akan dipersembahkan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan atas rahmat-Nya yang dilimpahkan kepada keluarga selama ini khususnya pada hari ulang tahun ke 60 Ibu Mary tiga tahun mendatang.

images1Di kaki gunung Gunung Mahawu, Tomohon, Sulawesi Utara, tanah milik keluarga dengan luas kurang lebih 39 ha dipilih untuk lokasi tempat doa. Berada pada ketinggian antara 820-1021 m dari atas permukaan laut, memiliki hutan alami dengan kontur tanahnya bergelombang sampai berbukit. Kemiringan lerengnya rata-rata 45%. Suhu udara kawasan itu rata-rata 22 derajat Celcius. Hawanya sejuk dan cenderung dingin bila malam tiba.

Dari puncak bukitnya, kota Tomohon dan sekitarnya, perbukitan Kanonang, Gunung Soputan, Gunung Lokon, Perbukitan Kinilow-Tinoor serta sekitarnya dapat dilihat dengan jelas. Bahkan Pantai Amurang di sisi Barat dan Gunung Manado Tua di sisi Utara juga bisa di lihat dari puncak ini.

September 2003 JSSM dibangun dengan konsep ”menyatu dengan alam” dan ”konservasi alam”. Tim pembangunan terdiri dari Idris Samad, Paulus Mintarga, Pengki, Res W dan Berti Rumagit membuat terlebih dahulu tapak jalan salib dari bawah (dekat jalan Lingkar Timur Tomohon) dan akses jalan sampai ke puncak bukit.

Teguh Ostenrik, pelukis, pematung lulusan Hochschule der Kunste Berlin, dan pembuat “Corpus Christi” yang dipasang di gereja St. Mary of The Angels, Singapura dipercaya untuk membuat patung-patung diorama di setiap perhentian jalan salib, patung Bunda Maria, dan patung Corpus Christi dengan ukuran setinggi manusia.

Tanggal 18 September 2005 Pastor Johanis Ohoitimur, MSC memimpin upacara peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Kapel JSSM. Hadir dalam upacara itu keluarga besar Korompis Wewengkang, keluarga besar Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) dan SMA Lokon St. Nikolaus serta beberapa umat lainnya.

Sebelum patung-patung itu dikirim dan dipasang pada tapak jalan salib di kaki Gunung Mahawu, Bapak Teguh Ostenrik mengadakan pameran patung-patung diorama jalan salib itu dengan judul “Look at Me” di Nadi Gallery, Jakarta (12-24 Oktober 2005).

images2Upacara pemberkatan dan peresmian JSSM dilaksanakan pada tanggal 14 September 2006, pada hari raya Pesta Salib Suci, sekaligus hari ulang tahun ke 60 Ibu Mary Wewengkang. Upacara dan Ekaristi pemberkatan JSSM dipimpin oleh Mgr. Josef Suwatan MSC, Uskup Manado dan didampingi oleh Mgr. John Liku Ada Pr, Uskup Agung Makasar dan Mgr. PC Mandagi MSC, Uskup Ambonia. Hadir dalam pemberkatan dan peresmian itu, keluarga besar Korompis-Wewengkang, Bapak Gubernur Sulut, Drs. SH Sarundajang beserta istri, Bapak Walikota Tomohon, Jefferson S.M. Rumayar SE, didampingi oleh unsur-unsur Muspida, Pemkot, Pastor Raymond Wea dari Fullerton, USA, para pastor, bruder, suster, frater, seminaris dan umat Katolik dari mana-mana.

Tahun 2007 ini, Taman Pieta, Makam Yesus, Gua Maria, Amphiteater, Kapel, dan Alamanda Retreat sudah ramai dikunjungi sebagai tempat doa dan ziarah umat. Pengelola JSSM sedang merencanakan Bible Garden dan Replika Kampung Yesus.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan membaca buku “Tafsir Makna Jalan Salib Suci” (Kajian atas Jalan Salib Suci Mahawu), bisa lihat ke www.mahawupilgrim.com atau kirim email ke ziarahmahawu@yahoo.com.



copyright © April 2005 - www.guamaria.com